Review Kamera CCTV Beresolusi 4K Arlo Ultra, Berikut Keunggulan Dan Kekuranganya Dari Pengalaman

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hai gaes di artikel kali ini saya akan membuat sebuah artikel review mengenai kamera CCTV yang kurang lebih dalam 3 bulan ini sudah saya pakai, yaitu Arlo Ultra dimana CCTV ini mampu merekam video pada resolusi 4K. Kamera CCTV ini saya beli melalui Tokopedia dengan harga diatas 12JT, dimana dengan uang 5jt munkin anda juga sudah mendapatkan paket Kamera CCTV komplit namun tentunya belum 4K ya. Saya akan mengulas apa saja fitur-fiturnya, Apa saja yang saya harapkan dari kamera CCTV ini. Anda bisa melihat gambar berikut sebagai bukti pesanan saya dari tokopedia.

Apa Saja Yang Ada Di Dalam Paket?

Sayang sekali saya tidak sempat memfoto unboxing ketika paket datang ke rumah karena memang saya tidak berniat untuk melakukan review berupa Video maupun Artikel, namun ketika melakukan pencarian informasi menganai Arlo Ultra ternyata masih sedikit artikel yang mengulas tentang kamera Arlo Ultra ini dalam bentuk bahasa Indonesia jadi saya pikir akan kubuatkan artikelnya.

  • Didalam paket CCTV Arlo Ultra yang harganya 12jt ini saya mendapatkan 2 buah kamera Arlo Ultra yang mampu merekan resolusi 4K pada kamera ini juga dilengkapi lampu LED dan mendukung perakaman hitam putih untuk low light.
  • Lalu ada 1 buah SmartHub yang berfungsi sebagai base station penerima data transmisi video secara wirreless dari kamera-kamera yang terhubung lalu dapat disimpan di Cloud maupun SD Card dan SamrtHub ini mampu terhubung hingga 15 kamera.
  • Satu buah charger Kamera Arlo Ultra 4K, berfungsi untuk mencharger kameranya karena kamera ini menggunakan baterai.
  • Satu buah adaptor untuk SmartHub berfungsi mensuplai listrik ke SmartHub dengan kabel yang tertanam dengan adaptornya sehingga tidak bisa di copot seperti kabel USB, SmartHub ini tanpa baterai yaa.
  • Lalu satu buah kabel charger khusus arlo ultra, dengan panjang kurang lebih 2 – 3 meter.
  • Lalu ada dus, manual book, sekrup, dll.

Anda bisa mengecek deskripsi lengkapnya di lapak yang saya beli di tokopedia https://www.tokopedia.com/varabotz/arlo-ultra-4k-uhd-wire-free-2-camera-system-cctv

Hal yang sedikit lucu di paket penjualan ini adalah jumlah kabel charger nya yang hanya satu buah padahal disini ada 2 buah kamera Arlo Ultra. Saya katakan lucu karena kabel charger Arlo Ultra ini khusus, anda tidak bisa menggunakan kabel charger USB lain kecuali untuk chargernya yang masih menggunakan port USB, sehingga walaupun hanya 1 buah charger tetap masih bisa menggunakan charger smartphone. Ingat “kabel charger” dengan “charger” itu beda.

Melengkapi Kekurangan Di Dalam Paket Penjualan

Untuk melengkapi beberapa komponen yang saya rasa masih kurang yaitu kabel charger, saya membeli kabel charger arlo ultra secara terpisah di link berkut https://www.tokopedia.com/ganesne/power-cord-for-arlo-ultra-4k-uhd-magnetic-chanrging-cable-waterproof yang harganya sekitar 268.000 Supaya bisa mencharger kamera Arlo Ultra secara bersamaan.

Selain kabel charger, saya juga membeli memory SD Card 64GB seharga 100rb di toko terdekat (tidak membeli secara online) dan Router wifi untuk menghubungkan SmartHub ke internet seharga 400rb-an.

Proses Pemasangan Kamera CCTV Arlo Ultra

Dalam proses pemasangan cukup simpel dan mudah sekali, sepertinya tidak membutuhkan teknisi khusus, Anda bisa melihat foto yang saya ambil, kamera CCTV saya pasang menggantung di tiang kayu begitus saja, lalu SmartHubnya juga saya taruh ala kadarnya, Ada accessoris khusus untuk menaruh smarthub di dinding tetapi saya tidak membelinya dan Saya juga perlu router untuk menghubungkan SmartHub ke internet.

Dalam proes pemasangan saya membutuhkan 1 buah Charger lagi, disini saya menggunakan charger smartphone yang sudah tidak terpakai dan kabel listrik pln 2 pin biasa yang cukup panjang sekitar 25 meter, karena salah satu kamera saya taruh di luar rumah.

Supaya CCTV Arlo Ultra dapat beroprasi saya membutuhkan jaringan internet, smartphone dan aplikasi Arlo lalu membuat sebuah akun. Melakukan beberapa pengaturan supaya kedua kamera dapat terhubung di SmartHub. Perlu diperhatikan, kamera ini membutuhkan jaringan internet supaya dapat beroprasi.

Media Penyimpanan Video Yang Telah Direkam

Ada 2 buah opsi penyimpanan video yaitu Cloud dan SD Card, anda bisa melihat pada screenshot diatas ada opsi Cloud dan Taufiq Hidayat (Sd Card). SmartHub ini hanya kompatibel dengan SD Card tidak seperti kamera CCTV lainnya yang menggunakan HDD / SSD.

Untuk Cloud masih perlu berlangganan lagi sekitar $8 per bulan atau sekitar 150rb an. Namun jika tidak ingin menambah beban biaya bulanan masih bisa menyimpan video yang telah direkam ke SD Card. Dengan memory SD Card 64GB sepertinya cukup bagi saya untuk merekam video selama 1 bulan dan ketika memory penuh maka perekaman tetap berlanjut dengan cara video paling lama akan dihapus secara otomatis untuk membebaskan ruang memory.

Pengalaman Selama 3 Bulan Memakai Arlo Ultra

Ada beberapa poin-poin khusus yang sepertinya perlu diperhatikan:

  • Tidak semua charger smartphone kompatibel dengan kamera Arlo Ultra, seperti yang saya bilang saya menggunakan 1 buah charger smartphone dan 1 charger arlo karena ada 2 kamera. ketika charger tidak kompatibel maka akan ada notifikasi “tegangan terlalu tinggi” atau terkadang persentase baterai tidak bertambah walaupun di chas berjam-jam.
  • Jika baterai kamera habis total maka tidak bisa langsung mencharger kamera. saya perlu mencopot baterai dari kamera yang artinya saya harus menurunkan kamera lalu membuka casing dan mencopot baterai lalu memasangnya lagi. Saya tidak tau mengapa, saya curiga kamera Arlo Ultra sepetinya perlu direset dengan memutus total aliran listrik dari baterai.
  • Ketika membuka video yang di SD Card melalui aplikasi Arlo, saya perlu mengkoneksikan wifi smartphone saya dengan jaringan internet yang di pakai SmartHub. Misalnya SamrtHub terhubung di jaringan indihome lalu smartphone saya terhubung melalui wifi tetangga atau jaringan 4G telkomsel maka saya tidak bisa membuka video-video yang tersimpan di SD Card.
  • Saya bisa meliha live stream kamera CCTV dari jarak jauh yang menurut saya ini adalah keunggulanya. Karena Arlo Ultra memerlukan jaringan internet kamera tetap bisa di akses secara jarak jauh. Misalnya rumah saya di Jogjakarta dan saya sedang berada di Bali, saya tetap bisa mengakses kamera CCTV Arlo Ultra dari Bali selama SmartHub tetap terhubung ke internet, kekurangannya saya tidak bisa mengakses video yang telah tersimpan di SD Card, hanya bisa melihat live stream dari kameranya.
  • Live stream dari kamera arlo bisa di share ke teman-teman, cara supaya dapat di share maka teman atau kerabat perlu membuat akun arlo, lalu add friend dan berikan akses kamera tertentu kepada akun tersebut.
  • Satu-satunya biaya bulanan supaya CCTV ini dapat beroperasi adalah biayaya jaringan internet yaitu sekitar 100rb.

Saya pikir seperti itu review saya dari pengalaman menggnakan kamera CCTV Arlo Ultra, semoga bermanfaat. Sayangnya kamera CCTV ini merupakan kamera CCTV pertama saya sehingga saya tidak dapat membandingkannya dengan kamera CCTV yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *